Dengan Panci Presto, Memasak Jadi Mudah!

Jadi ceritanya kami punya panci presto, kalau disini dibilangnya schnelltopf (schnell = cepat ; topf = panci). Panci ini kami beli dengan diskonan supermarket. Panci buatan Jerman, mereknya WMF, pokoknya orang-orang sini sudah tahu deh kalau peralatan makan dan perkakas dapur merek tersebut adalah merek terkenal sekaligus muahal!. Kalau tidak ada diskonan jangan harap saya mau beli hehehe.

Di supermarket langganan kami ada promo, setiap belanja 5 Euro, dapat satu sticker kecil (semacam perangko), setelah menempelkan 30 stikernya (1 stiker dikasih gratis), kita bisa dapat diskonan produk-produk alat rumah tangga yang kita inginkan, tentunya yang memang sedang dipromosikan, seperti : pembuat kopi, toaster, teko masak air, piring pasta, piring pizza, peralatan makan (sendok garpu pisau) dan panci presto.

Dengan 30 stiker tersebut, maka saya bisa membeli pancinya dengan harga 69,99 Euro, harga tersebut sudah diskon 55% dari harga normal. Di lembaran tempelan stikernya tertera harga normal pancinya, namun saya tidak langsung percaya dong. Cek dulu ah ke toko perlatan rumah tangga, eh ternyata memang seperti yang tertera harganya.

Selain mempersingkat waktu memasak aneka daging, dengan panci ini jadi hemat listrik dan atau gas, karena yang biasanya saya masak daging selama 1,5 jam (sampai empuk), dengan panci ini hanya butuh 20 menit, dijamin empuk! ;-).

Pancinya ukuran 6,5 liter, lumayan berat euy. Ini ketiga kali saya gunakan pancinya untuk masak daging, kalau orang sini bilang nama masakannya “gulasch” sama aja seperti rendang ala Indonesia. Bahan untuk membuat gulasch adalah setengah kilo daging sapi, dua buah bawang Bombay diiris, saya gunakan juga dua paprika. Cara pembuatan, tumis bawang Bombay dengan minyak goreng, tambahkan minyak, setelah minyak panas, masukan dagingnya, aduk-aduk hinga berwarna abu-abu atau coklat muda, masukkan 800 ml air, masukkan paprika, lalu masukkan bumbu gulaschnya dua bungkus (sudah ada bumbu jadi).

Tutup pancinya dengan baik, masak dengan api besar. Diatas peganggan panci ada bulatan berwarna orange dan kuning yang akan muncul perlahan ketika panci mulai panas, akan terdengar bunyi gemuruh karena uap yang keluar dari lubang panci dibagian atas.

Pertama kali gunakan panci ini agak serem juga takut meleduk ha-ha-ha, untungnya suami ada dirumah, pokoknya pertama kali saya diajari cara memasang tutup panci dan cara mengeluarkan seluruh uap panci, saya disuruh baca buku panduannya ada dalam versi bahasa Inggris, saya bilang: “.. males ah, banyak banget tulisannya, mending langsung ajarin saya aja” .. ngelesplusmalas.com :P.

Setelah bulatan penanda sepenuhnya muncul (dalam 20 menit), perlahan mundurkan katup panci disisi kanan kiri pegangan panci, uap akan keluar dengan suara mendesis keras sssshhhhh ssshhh, mundurkan lagi perlahan hingga katup pancinya mentok. Setelah panci dibuka, maka gulasch atau rendang siap disantap. Oh ya kali ini gulasch kami santap dengan mie berwarna-warni.

This slideshow requires JavaScript.

About these ads

4 pemikiran pada “Dengan Panci Presto, Memasak Jadi Mudah!

  1. Sihiy. Halamannya lebih rapi. Suka.

    Pancinya unik. Teman saya yang cewek yang kebetulan lagi di luar juga, mencari barang seperti ini untuk menyalurkan keharusan dia sebagai wanita dan perantau, yaitu; memasak

Komentar ditutup.