Roti Boy SegiEmpat

Frank suka banget makan roti boy ketika dia di Jakarta, nah saya cobalah cari resepnya di internet. Pertama kali bikin adonannya kok lembek banget dan lengket. Coba lihat kemasan tepungnya ternyata yang saya gunakan adalah tepung gandum, saya tambahkan ragi seperti yang disuruh diresepnya, ternyata di kemasan tepungnya itu sudah termasuk ragi, parahhh :P. Frank suka dengan hasil rotinya, saya sih karena terpaksa ya makan deh.

Kedua kali membuat roti boy minggu lalu, berbekal tepung terigu yang sudah benar, maka saya semangat 45 membuatnya. Ternyataaaa adonannya lebih lembek dari yang pertama kali dan lengket, pusing deh ah. Oh ya pembuatan pertama dan kedua, saya siapkan tepung terigu dipiring supaya bisa dibalurkan ke tangan pas pegang adonnannya.

Pembuatan kedua ini saya gunakan kopi instan yang harum banget. Setelah adonan dibentuk bulat (beberapa kali karena selalu melebar), saya pangganglah, Oooo „katastrophe“ kalau kata orang Jerman, artinya bencana!!!. Bulatan adonan roti boy semuanya melebar menjadi satu, saling menempel dengan sebelahnya. Ya sudahlah saya diamkan saja, hingga matang, lalu saya potong-potong diatas loyangnya, alhasil bentuknya jadi segiempat. Rasanya mantappp, enakkk, hanya bentuknya saja yang aneh ;-).

Saya tidak mengertilah, salah dimana, resep sudah saya ikuti dengan seksama. Mungkin ketika mendiamkan adonan kurang lama? Dibilangnya 30 menit, tapi mungkin karena pembuatannya di Jerman, udaranya dingin, harusnya saya diamkan dulu adonannya 1-2 jam kali ya?.

Saat ini belum bersemangat lagi membuat roti boy, karena pengerjaannya yang lama. Yang mau mencoba membuat resepnya dibawah ini ya ;-).

Resep Roti boy:
500 gram tepung terigu protein tinggi
100 gram gula
11 gram ragi instant
4 butir kuning telor
300 ml air es (aku cuma pakai 200 ml)
½ sdt garam
100 gram mentega
25 gr susu bubuk

*memberi garamnya sebelum proofing ke2 bareng dengan mengisi butter
Jadinya ngembang

Cara membuat:
• Campur semua bahan kering, kecuali garam, aduk rata.
• Masukkan air es 200 ml dan telur, aduk dan uleni sampai rata.
• Masukkan mentega dan garam, uleni lagi sampai kalis elastis.
• Diamkan adonan hingga mengembang 2 kali. Kurang lebih 30 menit, tergantung kehangatan suhu ruangan.
• Setelah mengembang, kempiskan lalu ambil adonan seukuran yang diinginkan, sekitar 40-50 gram. Bulatkan, gepengkan, isi dengan butter beku.
• Setelah diisi, tutup, bulatkan lagi. Biarkan mengembang lagi sekitar 30-60 menit.
• Setelah mengembang, semprotkan topping yang dimasukkan ke piping bag (plastik segitiga), semprotka n melingkar seperti obat nyamuk.
• Oven 20 menit dengan suhu 180 C

Topping:
50 gr gula halus
50 gr gula palem
100 gr mentega
80 gr telur coba pake putih telur ajah
130 gr terigu protein rendah.
1 sdt kopi instant + 1 sdm air panas
1 sdt essence kopi moka

• Kocok mentega, gula, telur hingga lembut dengan mixer, masukkan tepung terigu, aduk rata jangan dimixer, tuang kopi dan essence kopi, aduk rata.
• Masukkan adonan kedalam plastik segitiga. Gunting kecil ujungnya. Semprotkan diatas roti bulat yang sudah mengembang terakhir dengan arah seperti obat nyamuk.
• Panggang roti dalam oven hingga matang

* Resepnya buatan : mawardani_dahliasari dan lia wahyuu (membernya NCC Indonesia).

Selamat Mencoba ;-).

*Klik Gambar untuk memperbesar (melihat ukuran penuh)

Tulisan Terkini:

Tentang iklan-iklan ini

3 pemikiran pada “Roti Boy SegiEmpat

  1. Ping balik: Wisata Kuliner di Belanda | Rumah Silaen Salzgeber

Komentar ditutup.