3. Kemana saja di München?
• Marienplatz, adalah alun-alun di pusat kota München (Munich). Disini kita bisa menikmati indah dan megahnya gedung-gedung tua dengan berjalan kaki, menikmati makanan di restoran terbuka, mengunjungi toko souvenir atau sekedar mengamati orang-orang yang berlalu lalang.


Di Marienplatz banyak sekali toko-toko, buat yang suka belanja, puas-puasin belanja disini. Lokasi ini mirip Pasar baru di Jakarta.



Peminta-minta di Marienplatz sangat kreatif, menarik perhatian pejalan kaki yang berlalu lalang dengan cara mereka, seperti dibawah gambar dibawah ini. Oh ya ada satu lagi, seniman jalanan tidak sempat saya potret. Seorang lelaki muda, memainkan berbagai alat-alat masak, sehingga menghasilkan suara yang merdu, di depan si anak muda tersebut ada koper untuk pengunjung melemparkan recehan, ada kertas menerangkan kalau dia ingin membeli drum yang sebenarnya untuk bermusik. Sayang aksi si pria muda tersebut di berhentikan seorang petugas. Padahal bayak sekali orang yang berkumpul melihat aksinya dan merasa terhibur dan orang-orang disana ramai bertepuk tangan.

Video Seniman Jalanan di Marienplatz, München
• Mengunjungi Gereja Church of Our Lady (Frauenkirche). Bisa jalan kaki dari Marienplatz. Tidak ada biaya masuk kedalamnya. Gereja ini adalah gereja Katedral abad ke 15. Dalamnya indah sekali, dan dirawat dengan baik. Tertarik membaca informasi lebih lanjut mengenai gereja ini silakan klik Munich Frauenkirche



Video Gereja Frauenkirche (München)
Beginilah pakaian ketika Oktoberfest berlangsung. Ketika kedua sahabat saya asyik berbelanja, maka saya memotret beberapa orang yang berlalu lalang dengan pakaian khas Oktoberfest.

Niat awalnya kami ingin mengunjungi stadion bola Allianz Arena mau melihat Klub Bayern München, ternyata tidak cukup waktu. Hari pertama, kami sampai München jam 12 siang, setelah check in dan menaruh barang ke hostel, sorenya kami jalan-jalan di Marienplatz dan sekitarnya, termasuk kedua teman saya belanja-belanja, sampai hotel jam 10 malam. Keesokan harinya belanja-belanja lagi dan menyempatkan mengunjungi gereja katedral. Ternyata kalau jalan-jalan hanya satu malam, paling sempat mengunjungi dua lokasi wisata saja.

Kalau kamu akan jalan-jalan ke München dan ingin mengetahui lokasi-lokasi wisata yang sering dikunjungi orang-orang silakan klik Munich Attractions
Bawa apa dari München?. Saya hanya membawa kue Lebkuchenherz yang kedua sahabat dan saya dapatkan dari hostel tempat kami menginap dan saya membeli souvenir khas Bayern buat pajang dirumah.
Sejak menetap di Jerman, kalau saya mengunjungi suatu kota atau negara lain, saya cari souvenir kecil untuk pajang di rumah, jadi saya punya kenangan kalau saya sudah mengunjungi lokasi tersebut 😉 .

Jumatnya 5 Oktober 2012 kami kembali ke Bad Rappenau (rumah saya), naik kereta ICE dari Stasiun München Hauptbahnhof; keberangkatan 17:28, untung tidak ketinggalan kereta, karena kedua sahabat saya masih saja asyik belanja-belanja, padahal sudah diberitahu jadwal keretanya. Kereta di Jerman selalu tepat waktuuu ;-).


Biaya yang saya keluarkan untuk jalan-jalan ini:
Tiket kereta pergi – pulang 139 Euro
Hostel 140 Euro bagi bertiga jadi perorang bayar 46,67 Euro
Makan, minum dua hari 19 Euro
Souvenir 5,90 Euro
Total Pengeluaran saya : 210,57 Euro.
Video Jalan-jalan ke München, Jerman.
Baca juga:
• Jalan-jalan ke Pasar Malam di Belanda
• Liburan ke Negeri van Oranje
• Jalan-jalan Ke Museum Tehnik Speyer
• Penasaranku akan “Red Light District Amsterdam”
• Serunya ke Museum Madame Tussaud Amsterdam


Leave a Reply