DIY Menghias Pot Bunga

Sahabat blogger coba lihat foto pot-pot dibawah ini, ada yang istimewa?. Tentu tidak ada yaaa :D

Nah karena tidak ada yang istimewa, maka saya mau kasih tahu, kita bisa menghias pot bunga tersebut menjadi cantik. Untuk hobby hias menghias atau dekorasi saya anti mahal ya, jadi maunya pergunakan yang ada disekitar kita dan kalaupun harus membeli ya dengan dana sangat minim.

Adakah kalian yang pernah mendengar napkin technique? Kalau dalam bahasa Jerman disebut serviettentechnik. Saya dikasih tahu tehnik ini dari dari salah satu pasien suami saya.

Bahan yang dibutuhkan :

  • Serbet (tissu) bermotif sesuai yang kamu inginkan. Saya gunakan Ukuran serbet 5×10 cm, 12×12 cm , 16×16 cm
  • Media yang mau dihias
  • Kertas HVS
  • Pensil
  • Lem
  • Gunting
  • Penggarisan
  • Kuas agak kaku

Media untuk napkin technique ini sebaiknya berwarna (latar belakang) putih, supaya serbet yang akan ditempel terlihat lebih menonjol. Kalau kamu punya cat berwarna putih, maka cat dulu pot bunganya, tunggu hingga kering. Berhubung saya tidak punya cat, dan kalau beli keluar uang dong!, maka saya gunakan kertas HVS untuk membuat latar belakang putih.

Cara Pengerjaan Napkin technique

  1. Kertasnya disesuaikan dengan ukuran potnya. Satu pot (besar) membutuhkan 2 lembar kertas HVS, untuk mempermudah menempelkan kertas pada pot, maka kertas saya potong dua. Untuk menempelkan gunakan lem biasa. Tidak perlu semua pot di lumuri lem, cukup beberapa titik, seperti tengah, atas bawah, kanan kiri.

Setelah pot tertutup dengan kertas HVS, maka serbet siap di aplikasikan pada pot bunga. Oh ya buka lapisan bawah serbetnya ya, supaya serbet hanya satu lapis saja (yang bermotif). 

Mengapa lapisan bawah serbet harus dibuang? Karena kalau terlalu tebal sulit menempelnya, kalau nantinya terlalu ditekan bisa robek. Maka cukup gunakan lapisan bermotif saja.

2. Ukuran serbet tissunya saya sesuaikan dengan bidang potnya, ada yang saya potong empat ada juga yang cukup di potong dua. Pokoknya disesuaikan supaya bisa menempel dengan baik. Kalau serbetnya terlalu panjang bisa dipotong.

Untuk pertama kali, masih amatiran nih, jadi saya mengerjakan pada pot yang memang sudah berwarna putih dulu, supaya lebih mudah mengerjakannya.

3. Bagian luar pot, tempat kita mau tempel serbetnya, kita beri lem. Cukup beri di beberapa titik saja, misal di tengah, atas dan bawah. Bisa juga Gunakan kuas supaya hasilnya lebih baik. Cukup gunakan lem biasa. Karena nantinya kita bosan maka motif bisa kita ganti-ganti. Kalau pakai power glue susah juga ya mau melepaskan serbetnya.

Pot bisa di cat Putih atau di tempel dengan Kertas HVS

Pot bisa di cat Putih atau di tempel dengan Kertas HVS

Potnya Beri lem di Beberapa Titik

Potnya Beri lem di Beberapa Titik

4. Buka lapisan bawah serbet, tempelkan serbet yang bermotif ke bagian luar pot. Atur sedemikian rupa, hingga semua bagian luar pot tertutupi dengan serbet. *Hiks pot kedua saya lupa membuang lapisan serbetnya, jadi terlalu tebal deh!.

5. Setelah Pot tertutup dengan serbetnya, maka serbetnya kita lumuri lagi dengan lem, kalau bisa semua bagian. Karena serbet basah dengan lem hati-hati pengerjaannya jangan sampai serbetnya robek!.

Untuk Mengeringkan Taruh Potnya di oven dengan suhu 60 derajat Celcius selama 15-30 menit

Untuk Mengeringkan Taruh Potnya di oven dengan suhu 60 derajat Celcius selama 15-30 menit

6. Jemur potnya, atau bisa taruh di oven dengan suhu 60 derajat Celcius selama 15-30 menit. Menurut saya kalau dimasukkkan oven, hasilnya lebih baik, karena lemnya akan menempel dengan sempurna. Ketika kering, gambarnya jadi lebih mengkilat.

Inilah Hasil pekerjaan tangan saya

Setelah didiamkan 1-2 hari, supaya bau lem hilang. Maka potnya siap digunakan. Inilah Potnya setelah di taruh tanaman didalamnya.

 

Prakarya saya hari ini adalah dengan motif menyambut Paskah.

So sahabat blogger, berbekal kesabaran dan ketelitian, kita bisa memanfaatkan waktu luang kita untuk mengerjakan hobby seperti ini. Selamat mencoba! ;-).

Oh ya  saya mau tanya nih biasanya prakarya atau hand Crafts seperti apa sih yang kalian sering buat di waktu luang?


 

 

Tulisan Terkini

About these ads

79 pemikiran pada “DIY Menghias Pot Bunga

  1. Ping balik: Kebunku di Musim Gugur (Bagian 2) | Pursuing My Dreams

  2. Ping balik: Budidaya Tomat dalam Pot | Pursuing My Dreams

  3. Ping balik: Taman Mawar di Lottum, Belanda | Pursuing My Dreams

  4. Ping balik: Sang Matahari yang didambakan | Pursuing My Dreams

  5. waaah baju si kakak the naked traveler tuh asiik :D btw, kreatif kali pun kakak ini.. pasti kakak orangnya sabar sekali deeh :) aku tak ada prakarya-prakarya kak, selain gak sempat gak sabaran juga hahah :D amangoi..

    Suka

      • Iya Mbak.. bagus-bagus.. Diopennya itu yang saya sulit kalau mau praktek Mbak hee..

        Oow…
        saya kira datang sendiri Mbak, masalahnya di Blog saya yg gratisan pernah muncul sendiri. makanya heran kalau udah domain dan masih ada iklan yang bisa keluar sendiri..
        Semoga Blognya berbuga separti tanaman-tanaman Mbak ya…

        Suka

  6. bagus mbak jadinyaa , cantik banget :)
    tapi mbak mau tanya, karena di sini nggak ada serbet bermotif seperti itu ,apa bahannya bisa diganti,mungkin kertas kado yang agak tipis mungkin ?

    Suka

  7. jadi cantik-cantik banget yaaa mbak potnya… pinter bgt ih mbak Nella ini, suka yang indah-indah…
    itu buat mengeringkan selain di taroh oven, ada cara lain gak mbak? *belon punya oven *polos :D
    ini cocoknya yg dihias gini pot utk tanaman2 indoor yaa…

    Suka

  8. Ide keren dan Ilmu yang bermanfaat, Nel… pengen coba juga…karena pot bungaku cuma pot hasil daur ulang plastik… jadi kudu dipercantik ya..
    Thanks inspirasinya… :)

    Suka

Komentar ditutup.