Kopi darat sama bule
Si pria meminta saya ke negaranya untuk penjajakan lebih jauh. Semua pengeluaran termasuk tiket akan dia tanggung. Si pria kerja di Swiss. Saya tidak punya teman atau kerabat di negara tersebut. Bagaimana kalau saya di culik atau malah kena trafficking?.
Saya tidak berani datang ke negara si pria terlebih dahulu, karena saya berpikir cari aman saja, lebih baik pria asing lebih dahulu mengujungi kita wanita asia.
Saya katakan kedia “.. sebagai pria harusnya kamu duluan dong ke tempat si wanita, masah kebalikkannya”. Sebenarnya saya ngeles aja, yang intinya lebih aman kalau si pria ke negara si wanita dulu. Untungnya dia mau, oke kita atur semua. Dia akan datang ke Jakarta dan tinggal selama seminggu.
Tiga bulan sejak perkenalan online dia datang mengunjungi saya di Jakarta, empat bulan kemudian dia datang lagi mengunjungi saya bersama adik perempuannya, karena kami berdua sudah saling cocok, saat kedatangan kedua, dia melamar saya ke orangtua saya.

Dua bulan setelahnya saya mengunjungi dia di negaranya, (karena saya tidak mau seperti membeli kucing dalam karung, tidak kenal keluarga dan keseharian si bule, datang ke negaranya dan langsung kawin) No way itu bukan saya! 😉 .
Saya tinggal 2 minggu di negara calon saya saat itu. Saya bertemu keluarganya (di Jerman) dan lihat keseharian si dia (termasuk ke tempat kerjaan) dan bertemu beberapa teman-temannya.
Calon saya ini bule Jerman yang menetap di Swiss, sudah 5 tahunan dia kerja di Swiss sebagai perawat. Semua yang saya lihat saat itu sudah sreg seperti kriteria pria idaman saya, sekembalinya saya ke tanah air, saya mengurus surat-surat untuk menikah di Swiss.
Menurut saya lebih simple menikah di Luar negeri, ketimbang di tanah air yang banyak minta salam tempel dan birokrasi ribet (kesannya menikah dengan bule, pasti bule tajir banyak duitnya. Padahal banyak bule yang hanya pekerja biasa seperti layaknya pria-pria di Indonesia). Cerita pernikahan kami di our wedding.
Dimana bisa kenalan dengan orang asing (bule)?.
- Koran ibukota. Siapa yang sering melirik biro jodoh dikoran?. Ketika masih single, saya sering melakukannya. Berhubung keluarga langganannya koran kompas, maka kompas sabtu dan minggu selalu saya nantikan. Iklan biro jodoh saya baca seksama khususnya mencari iklan oleh orang asing yang mencari pasangan orang Indonesia. Sayangnya saya tidak beruntung melalui media ini! haha..
- Forum chatting. Pertama kali kenal media chatting ketika jaman kuliah, dulu sih kalau mau internetan ya harus ke warnet. Pas dikampus ada internetan gratis wah senang bangettt hehehe. Dulu sering masuk di forum yahoo messenger, saya pilih ruang chatting bisa berdasarkan negara, hobby, agama dll. Dengan chatting ya hitung-hitung melatih kemampuan bahasa Inggris juga. Banyak ruang chatting yang aneh-aneh juga ah seram deh.
- Media dating online, maksud saya adalah biro jodoh online. Memang ada?, banyak! Yang masih saya ingat antara lain: match.com, Indonesiancupid, Tinder.com dan asianeuro.com sama saja dengan asiandating.com (tempat saya bertemu suami).
- Jalan-jalan keluar negeri. Kalau punya kesempatan jalan-jalan keluar negeri justru punya peluang lebih banyak untuk kenalan dengan banyak bule, pilih negera yang bisa lama dapat masa tinggal nya, seperti ke Amerika katanya bisa stay sampai 6 bulanan. Moga-moga ketemu jodoh juga 😉 .
Kenapa mencari pasangan orang asing? Dari duluuuu pengen tinggal di luar negeri. Sayangnya saya tidak sepintar adik-adik saya yang indeks prestasi (ip) nya diatas 3. Kalau ip tinggi lebih mudah cari beasiswa ke LN. Saya tidak punya keahlian seperti nyanyi, memainkan alat musik, menari apapun itu, pokoknya keahlian yang bisa bikin kamu melalang buana ke luar negeri.
Saya buka pekerja kantoran level atas, yang kalau rapat atau seminar bisa ke berbagai negara, bukan siapa-siapa yang punya kesempatan ke luar negeri diluar urusan liburan haha, jadi menurut saya satu-satunya cara mewujudkan impian saya ya cari jodoh orang luar, jadi saya bakalan tinggal di luar negeri juga kan ;-).
Kalau ada teman yang minta dicarikan bule, biasanya saya suruh cari sendiri, salah satunya bisa melalui biro jodoh online. Kalau di comblangin kuatir salah, lagipula saya tidak punya stoknya, beneran tidak punya :D. Teman kuliah saya Eva, beruntung seperti saya, saat ini dia sudah di Belanda dan akan segera menikah. Teman gereja saya, terakhir cerita, bilang akan mengunjungi keluarga si calon di Belanda akhir tahun ini, semoga beruntung juga ya.
Aman kah mencari jodoh secara online? Pernahkan tertipu?.
Melalui platform apapun yang kita gunakan selalu hati-hati akan adanya penipuan. Kebanyakan yang saya tahu dibalik sindikat love scammer (penipu cinta) adalah orang kulit hitam yang ngaku-ngaku bule, curi foto bule lalu cari target (kebanyakan wanita) untuk diperdaya dan ujungnya minta sejumlah uang dengan berbagai macam trik. Buat kamu ladies yang sedang mencari cinta secara online, gunakan akal sehat, JANGAN PERNAH JATUH CINTA hanya lihat fotonya, hanya dengar suaranya, lalu si cowo (ngaku bule) entah dengan trik apapun itu minta sejumlah uang.
Silakan lihat instagram ini setiap hari ada saja kasus penipuan cinta 𝗪𝗔𝗦𝗣𝗔𝗗𝗔 𝗦𝗖𝗔𝗠𝗠𝗘𝗥 𝗖𝗜𝗡𝗧𝗔/feydown_official
Kalau kamu mencari cinta via online jangan takut juga, kita bisa saja waspada ko, mengenali ciri scammer, percaya deh masih banyak ko cowo baik hati dari negara mana juga, dengan latar belakang apapun itu yang memang tujuannya mencari cinta sehati, dan siapa tahu kamu yang single sedang baca tulisan saya ini, ayo segera daftar di website yang saya sebutkan diatas 😉 .
Video 5 Ciri Bule Scammer Penipu Cinta (Pengalamanku yg nikah dengan Bule)
Apakah ada sahabat blogger yang menemukan jodohnya melalui biro jodoh online? (bukan lewat facebook atau twitter). Menemukan jodoh ya, bukan cuma pacaran, tapi sampai menikah dan berbahagia. Kalau iya ketemu disitus apa?. Dimana pertama kali kalian kopi darat? Di Indonesia atau di luar Indonesia?.
Komentar yang minta dicarikan bule, titip bule atau promosi diri tidak saya izinkan (tidak bisa tampil di halaman ini). Apalagi seperti komentar pada gambar dibawah ini. JANGAN buat SPAM disini. Buat para single semoga kalian menemukan jodoh kalian. Terima kasih. *Update 15.01.2022

Baca juga:
• Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
• Being Single and Happy
• Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?
• Beberapa Kisah Kawin Campur yang Tragis
Kalau suka dengan artikel ini, bagikan ke teman-temanmu ya.
Tidak sampai 10 detik ko untuk menekan tombol share dibawah ini.
Because share is care! – Terima kasih 🙂



Leave a Reply